Rabu, 24 Desember 2008
Minggu, 21 Desember 2008
Ahad
Dalam meneliti asma’ Allah Al-Ahad disini yang saya kaji adalah lafald ”Ahad” pada surat Al-Ikhlas.Karena sebagaimana telah ada dalam berbagai riwayat yang shahih surah ini menyamai sepertiga Al-qur’an.Jadi membaca Al-Ikhlas tiga kali sama dengan hatam Al-qur’an .
A. Tarjamah
Secara tekstual surat ini bermakna; Katakanlah”Dia Allah Yang Maha Esa.Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada perlu diperanakkan. Dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia. Sebagaimana diterjemahkan dalam terjemahan Al-qur’an.
B. Makna
Kata ”Ahad” yang tanpa tambahan dhomir plural didalam Al-qur’an disebutkan 33 kali . Lafadh ”Ahad” berarti dzat Yang Maha Esa yang tiada yang menyerupai dan tiada yang membandingi . Lafadh ini menunjukan sifat ahadiyah yang merupakan aqidah bagi hati dan interpretasi terhadap eksistensi dan the way of life, dan surat ini juga mengandung tujuan garis-garis besar kepemimpinan didalam kehidupan islam yang besar . Pada lafadl Allah Al-Ahad di dalam surah Al-Ikhlas bukanlah mengandung pengertian bahwa tidak ada seorangpun selain Allah, tetapi maksud dari pada lafadl itu adalah menetapkan bahwa sesugguhnya Allah adalah Esa didalam dzat-Nya, sifat-Nya, dan didalam af’al-Nya
A. Tarjamah
Secara tekstual surat ini bermakna; Katakanlah”Dia Allah Yang Maha Esa.Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada perlu diperanakkan. Dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia. Sebagaimana diterjemahkan dalam terjemahan Al-qur’an.
B. Makna
Kata ”Ahad” yang tanpa tambahan dhomir plural didalam Al-qur’an disebutkan 33 kali . Lafadh ”Ahad” berarti dzat Yang Maha Esa yang tiada yang menyerupai dan tiada yang membandingi . Lafadh ini menunjukan sifat ahadiyah yang merupakan aqidah bagi hati dan interpretasi terhadap eksistensi dan the way of life, dan surat ini juga mengandung tujuan garis-garis besar kepemimpinan didalam kehidupan islam yang besar . Pada lafadl Allah Al-Ahad di dalam surah Al-Ikhlas bukanlah mengandung pengertian bahwa tidak ada seorangpun selain Allah, tetapi maksud dari pada lafadl itu adalah menetapkan bahwa sesugguhnya Allah adalah Esa didalam dzat-Nya, sifat-Nya, dan didalam af’al-Nya
Langganan:
Postingan (Atom)
